Pages

Monday, December 12, 2005

mikiiiirrrrr.....

aku terus mikir,

kemana ini akan menuju....

apa yang kamu harapkan,
apa yang aku harapkan,
apa yang bisa aku berikan...


uuf!....

Monday, November 28, 2005

Catatan Praktis Bandung 7 Desember

Kip, ini link yang kita perlukan, juga list toko bukunya :p
Kamu bagian cari FO dan distro nya hehehe...

http://www.commonroom.info/tobucil/
http://omuniuum.blogspot.com/
http://www.rumahbuku.info/
http://www.vision.net.id/detail.php?id=4148
http://ultimus.addr.com/index.php
http://www.vision.net.id/detail.php?id=3780


KuBaCa Jl. Suria Sumantri 60AInti Laut FoodCourt Bandung +62-22-7011-2547

Kaseundeuhan Kios Buku Lt.2Pasar CihaurgeulisSuci - Bandung Jl. PHH. Mustafa+62-8132-128-3550

IF Venue Jl. Moh.Ramdan No.9 Bandung +62-22-521-0379

Das Mutterland Jl. Cihampelas 201Bandung - 40131+62-22-203-527

Beur - Read(Art Gallery, Library, and bookstore) Jl. dr. CurieBandung+62-22-426-6584

TB Bamboo Jl. Kayu AgungBuah batu Bandung+62-22-733-4699

Rumah Buku Amaldi Kios Palasari 76 Bandung+62-812-216-8852

Revdem Jl. Surapati No.65 Bandung+62-856-211-6441

Wednesday, November 09, 2005

Bajak Laut or Bajak Mall

Para perompak di laut disebut Bajak Laut (pirate); karena mereka beraksi di tengah lautan. Jelas ga mungkinlah seorang bajak laut bermata satu, berkumis lengkung + bertangan cantolan beraksi di dalam bajaj. hehehe

Para perompak hak cipta (piracy) musik, film dan buku sebenarnya juga kayak bajak laut. Baik produsen maupun konsumennya, karena jelas2 merampas hak royalti.
Tapi karena biasanya “tempat perkara” tidak di tengah laut, tapi di mall atau emperan maka para pelaku piracy (*termasuk aku yang kadang beli CD/DVD bajakan) pantas disebut Bajak Mall atau Bajak Emperan. Hihihi…


Seharian tadi aku jadi Bajak Mall.
Awalnya sih ga ada niatan (*alasan klise penjahat amatir), cuma pengen cari CDnya Carpenter dan Basia. Tapi di Disc Tarra dan beberapa toko ternyata ga jual. Trus coba-coba main mata dengan mbak2 di kios2 yang jual bajakan. Hasilnya :

- CD Michael Learn To Rock – Album Take Me To Your Heart
- CD Michael Learn To Rock - Album18 Love Ballads
- CD Lighthouse Family – Album Greatest Hits
- CD Matt Bianco – Album Another Time Another Place
- CD The Best of Incognito
- DVD Millions by Danny Boyle
Plus beberapa DVD film ga jelas lainnya.

Sebenarnya ada feeling guillty beli bajakan kayak gitu. Bahkan selama muter2 tadi ada rasa was-was dan sempet ngebayangin ditangkep Buser.
Tapi aku anggap saja pelampiasan untuk mengimbangi bad feeling sejak kemarin lusa.
Puncaknya adalah kemarin malam jadi ga bisa tidur, dan ketika jam 02.00-an bisa tertidur, setengah jam kemudian tiba-tiba terbangun dan melek sampai pagi.

Beberapa waktu yang lalu aku punya intuisi buruk terhadap beberapa orang. Aku sungguh berharap itu hanya prasangka. Tapi sedihnya semua mimpi buruk itu menjadi kenyataan.

Dan parahnya pelampiasan beli bajakan segitu juga tidak membuat aku seperti tokoh di komik HC Andersen : jadi hidup bahagia untuk selama-lamanya……..

Selesai jadi Bajak Mall, di kantor log in internet; ada Ika nulis di message FS, "Tetap Semangat ya!…bla…bla..bla….."
Entah Gimana rasanya semangat langsung terdongkrak melampaui IHSG. Hehehe…

Balik soal bajak mall atau bajak emperan, memang sulit dan kompleks banget ngomongin masalah piracy dalam bidang ini. Banyak sekali pihak terkait dan tergantung dalam bisnis ini. Mungkin para produsennya sangat diuntungkan tapi jalur distribusi dan pihak terkait lainnya juga banyak diuntungkan.
Lihat saja para pengecer di emperan, dan konsumennya yang terdiri dari masyarakat kelas bawah yang cukup terhibur dengan goyangan Inul atau CD bajakan Peterpan.
Tiket konser Michael Buble? Hyek! Mana kebeli ?

Seperti reply message aku tadi ke Ika, “Ya Ika, kudu tetap semangat!!, karena matahari akan tetap terbit esok pagi, dan ada Tuhan yang setia menjaga kita”

Besok pagi, sure I will be better: my feeling will be all rite as used to be.
Besok pagi, semoga ada kemajuan dalam hal piracy hak cipta musik, film dan buku.
Besok pagi masih tergoda jadi Bajak Mall lagi ?….wah! yang ini agak susah! Huhuhu…..

Wednesday, October 19, 2005

Pengalaman Kerasukan di Supermarket

Beberapa hari ini depresi banget kalau buka kulkas.
Banyak banget barang ga jelas: ada sayur atau bahan mentah yang mustinya dibuang karena mulai bermutasi, ada juga bahan makanan lain yang kayaknya ga bakal diolah atau dimakan sampai abad mendatang.
Ini gara-gara aku gak nurutin nasehat ortu, akibatnya jadi kerasukan.

Sebenarnya my mom always says, “makan dulu sebelum ke supermarket”
10 hari yang lalu sepulang kerja aku janjian sama mama ke Hypermart untuk beli sabun dan beberapa kebutuhan lain.
Cuma mandi+ganti baju, ga pake makan or minum langsung cabut ke mall.

Dan terwujudlah legenda jahanam itu!
Sesampai di Hypermart aku langsung kerasukan, masukin segala jenis makanan ke dalam kereta dorong.
Bayangin saja ;Macam2 muffin : muffin coklat, blueberry, keju,kismis + bahan adonan muffin
Macam2 jamur : jamur kancing, jamur kuping mentah, jamur ga jelas namanya
Mi instan : sebutin semua merk mi instan!
Macam2 tahu : tahu telur, tahu sumedang, tahu kuning, tahu aci tegal
Kolang kaling, manisan cherry, asinan, ikan kakap mentah, udang kupas, ayam cincang, sosis ayam, bandeng presto, kobis, wortel, apel malang, semangka, blewah, tepung agar-agar ...
eits! kereta dorong sudah penuh!.... (*mikir...)
AMBIL KERETA DORONG LAGI !!!

Lanjut!.......cumi kering, roti tawar, kripik kentang, sirop guava, silverqueen, abon sapi, sambal botol, minyak goreng, susu kotak, kopi starbuck, jahe instan, coca-cola kaleng,
crackers...(*apa lagi ya waktu itu?....)

Untung ketemu teman yang langsung tanya, “Pras, kok borong banyak banget ?”
Mama yang tiba2 muncul dari area elektronik juga bengong liatnya.

Sesampai di rumah, aku langsung makan trus tidur. Barang belanjaan heboh itu diurus sama mama.

Sabun? Malah lupa beli!!

Secara kami serumah cuma berdua, bisa dibayangkan kalau sampai hari ini belanjaan itu ga berkurang banyak.

Pelajaran utk saya : kalau lapar jangan sekali-kali ke supermarket!