Pages

Wednesday, January 09, 2008

Between 2007 - 2008

Hari ini rasanya matahari bersinar lebih *cling*!
Komputer selesai di-install ulang, so bisa dipake kerja (dan online lagi) hehe…so sweeeeetttt :p
Komputer ini udah 2 mingguan ga bisa dipake gara2 tertular spyware.
Sumpah ga buka situs2 ga jelas penyebar virus! Pasti gara2 flashdisk yang aku pakai ke toko foto. Bisa dibayangin komputer toko foto yang setiap hari dicolokin flashdisk2 yang membawa jutaan virus aneka rasa. Urusan2 berikut ini yang bikin ga sempat bawa komputer ke tukang servis.

Holiday Syndrom
Ga sempat terkena ‘holiday syndrom’ jalan2 awal desember kemarin, tetap saja tergopoh2 dengan timbunan kerjaan rutin: order dari pelanggan, nota yg kudu diberesin, belum lagi masalah2 dadakan yang belum bisa dibereskan teman2.
Penjualan lumayan bagus terdorong momen kenaikan harga sebagian barang elektronik.
Lantai 4 Coyudan yang hampir selesai di renovasi kudu dibersihkan. Sekarang ada 2 kamar tidur, pantry, ensuite, dan patio. Senengnya!.... punya tempat tinggal yang “layak”.


Natal Panti Jompo
Sejak awal November 2007 sudah teken kontrak untuk ndekor natal Panti Wreda Asih, panti jompo di Solobaru. Sebenarnya sudah paling males kalau disuruh ndekor. Tapi aku sedang pengen melakukan sesuatu untuk Natal tahun ini dan ndekor di panti jompo kayaknya bisa ngasih point tinggi. Hehe..

Natal di panti jompo ini diselenggarakan hanya 5 hari dari kepulangan dari jalan2 kemarin; jadi kudu dikerjakan grabag-grubug dan SKS (sistem kebut semalam). Manjat2 tangga pasang back drop, pita2 kertas, re-decorate pohon natal, bikin kandang natal…..ngobrol sama penghuni panti….wuih!!
Tapi seperti biasa : semua bilang hasilnya keren dan inovatif. Bahkan hingga akhir desember PN2PJ (*persatuan nenek2 panti jompo) masih melarang dekornya dilepas. Buntutnya diwanti2 ndekor lagi untuk natal tahun depan.


Pameran Mica Work
1 hari setelah ngerjain dekor, dikejar pameran MicaWork di Plaza Ambarukmo Yogya dari tanggal 19-23 Desember. Beda dengan pameran yang pertama, kali ini ga semangat banget!. Paling males kalau ngerjain sesuatu ‘tergantung’ orang lain. Pameran kali ini aku hanya ngurus produknya: untuk operasional pameran dll diurus sama Ay. Hasil pameran cuma bisa nutup biaya sewa stand.
Kalau pameran yang oktober kemarin, aku bolak-balik solo-yogya setiap hari, kali ini sama sekali ga niat. Mbuh!! luweh!


3 + 1
Di hari yang sama, 4 teman2 guru sekolah minggu di GKI Kebayoran Baru : Ika, Rinda, Dewi dan Rani datang ke Solo dan nginep di Panca Murah. Yang 3 cewek asli Batak, hanya Ika yg bisa ngomong jawa. Jadi deh gue nganterin turis supaya ga digetok harga di ps klewer. Ceritanya si Ika mau menikah April tahun depan, so mereka travelling melepas masa lajang (*kyaaaa…). Payahnya, sesampai di Solo, Ika malah ngedrop dan 2 hari pertama tidur terus, sementara yg lain muter2 ke yogya dan sekitarnya.
Setiap malam sempat ngajak mereka ‘jelajah kuliner’ di solo : nasi liwet, timlo, gudeg, bestik harjo (disini pernah ngomel sama seseorg yg pake celana pendek: kayak pergi sama tukang kebon), nasi pecel bu Ugi di Tawangmangu….

Moses + Lia
Liburan akhir tahun ini direncanakan mau ngumpul di solo semua, Moses dan Lia : keponakan dari jakarta mau dititipkan sama oom nya yang ganteng ini, karena ortu mereka mau bawa papa Linda ke Kuala Lumpur untuk pengobatan diabetesnya.
Moses 5 tahun, Lia 4 tahun. Meski ada suster yang ngurusin mereka, selama di Solo mereka hanya mau diurus sama oomnya ini. Itu artinya sejak bangun pagi, mandi, makan kudu bersama oomnya. Termasuk kalau jalan2 ke mall, trus Lia pengen buang air. Aku bingung kudu masuk toilet yang mana: cowok apa cewek, secara Lia ngotot maunya masuk toilet cewek. Hehe…
Kejadian lah jualan teve sambil teriak : "MOSES!! TURUN! jangan naik2! Nanti jatuh!!....LIA!! makanan dikunyah! Jangan diemut terus!!....ini kuahnya!"
Kalau malam, mereka hanya mau tidur dengan oomnya. Padahal semalam mereka bisa bangun beberapa kali, mau pipis lah, nangis karena ga sengaja saling tendang, mimpi buruk, atau kepanasan.
Sampai hari ini mereka masih di Solo.
Saking hebohnya ngurus mereka, aku bilang sama mama, “ternyata cape ngurusin anak kecil. seandainya kudu menikah even tinggal minggu depan, pasti aku batalin!!”


Banjir Solo
Hehehe… Solo BANJIR! Gak semua daerah sih, tapi hebohnya kemana2. Untung saja kami ga kebanjiran sama sekali. Aku sih harap2 cemas membayangkan kalau sampai Solo benar2 kebanjiran. Pasti lucu liat teve dan kulkas di toko terendam air.
Tapi mama sudah parno bilang supaya aku siap2 aqua dan makanan kering di Coyudan yang berlantai 5, supaya siap dijadikan tempat ngungsi.
Blessing in disguisenya adalah Servis 24 kebanjiran pekerjaan, tumpukan mesin cuci, kulkas, teve, dll sampe menggunung dan bikin rumah di keprabon kayak penampungan barang bekas.


Servis 24 Yogya
Sudah 2 bulan ini ngebet pengen buka cabang Servis 24 di Yogya. Banyak pergumulan batinnya, tapi aku kok lumayan optimis ini bisa berjalan dan berprospek baik. Sudah ada beberapa pilihan tempat dan proses rekrutmen sedang berjalan. Topik ini nanti dibahas tersendiri.

Kangen
Bukan! Aku bukan fans ‘Kangen Band’.
Awal januari 2008 tiba2 kangen luar biasa sama seseorang. Sampai2 selama 2 hari gelisah mengganggu kerja dan kompensasinya sms2 ga jelas sama orang lain. Untung bisa melewati masa “krisis” tanpa kudu melakukan hal2 aneh.

Tahun 2007 berakhir nyaris ga terasa, saking banyaknya kehebohan. Bahkan malam natal saja ga sempat ke gereja. (pembelaan aku : loh khan sudah natalan di singapore!!)
Tapi aku sungguh bersyukur bisa melewati tahun 2007 dengan selamat meski masih digayuti rasa kehilangan garwa.
Pergantian tahun hanya terasa waktu aku dan mama ke gereja pagi tanggal 1 Januari yang sudah jadi tradisi kami berdua. Seperti biasa aku berdoa untuk mama, papa, ay, wik, nyo, iwan, irawan, linda, paolien, moses, lia, johan, mikha, ieie dan kebablasen doain garwa juga (hehe kebiasaan sama urutan daftar absen) : apapun yang terjadi di tahun yang akan datang, Tuhan tetap menjaga.

Oh ya satu lagi untuk dicatat di posting ini : AirAsia (my beloved airline) bikin jalur Solo-Jakarta. ELOK TENAN!!!!

Sunday, December 23, 2007

Old

Kemarin sore pas ngajak Moses *keponakan* ke Eazy Video, tiba2 aku sadar : membaca tulisan resensi yang ada di cover belakang kudu agak jauh. Mata aku mulai plus!

Tadi sore pas liat mobil2 yang lewat depan rumah, tiba2 aku sadar instead of mobil honda jazz warna merah, aku lebih suka mobil kayak gini.

kesimpulannya : I'm getting old!!

foto diambil dari sini

Sunday, December 16, 2007

Jaclyn Victor

I don't care whoever wins the Asian Idol tonight, since she grab my heart already :p

Thursday, December 13, 2007

Melihat Dunia

2 hari sebelum tanggal 4 Desember, iseng chatting pake nick “Solo-2 hari lagi” yang ternyata bisa bikin banyak orang penasaran. Salah satunya :

2 hari lagi ada apa?, mau ngapain?

mau jalan2 liat dunia :p

oh…kemana emang?

deket2 sini saja, malaysia + singapore

ah cuma di situ saja…udah bilang liat dunia…hehe

whateveeeerrr!!!……

That’s it, tanggal 4 pagi2 berangkat ke Kuala Lumpur berdua dengan Ma. Setahunan ini sudah 3 kali ke KL; jadi liat KL udah kayak liat Yogya atau Semarang. Rada bosan malah.
Tujuan utama ke KL adalah medical-check rutin Ma. Meski kolestrol agak tinggi tapi secara umum hasilnya baik.
Tanggal 6 pagi terbang ke Johor Bahru trus naik bis masuk Singapore. Di Imigrasi Singapore sempat ditanya macam2, ga ngerti : apa petugasnya naksir atau aku dicurigain mau jadi pendatang haram. Hehe..

3 hari 2 malam di Singapore lumayan bisa kemana-mana : nonton drama musikal di Esplanade, ke Pusat Studi China di Nanyang Technology University (NTU), Museum of Art, njajal beberapa tempat makan, jalan2 liat lampu di Orchard, mustafa center, muter2 kota (*kota apa negara sih?) pake kereta dan bis bahkan sempat ikut kebaktian Natal.

Singapore memang resik, well managed dan terasa banget mempresentasikan ‘Dunia’ : apa2 saja ada! kecuali permen karet :p

So, meskipun ‘cuma di situ saja’ rasanya udah cukup bisa melihat bagaimana Dunia bergetar, dan memberi inspirasi + semangat how to become a citizen of the world. Hehe…
Balik Indonesia tanggal 8 Desember. Cape+bokek tapi puas banget.

Kalau mau baca cerita perjalanan bisa dibaca disini.

Saturday, December 01, 2007

Ke Belanda Mau Kawin ?

Perkenalan dengan seorang bule pada waktu pameran MicaWork di Ambarukmo Plaza Yogya Oktober lalu ternyata berlanjut sampai sekarang. Setiap kali mengantar pesanan, selalu ada pesanan baru lagi.
Bule Belanda ini punya perusahaan ekspor dan tinggal di sebuah bangunan bergaya kolonial di Pedan-Klaten. Lantai satu bangunan itu digunakan sebagai kantor, workshop dan gudang. Ruang-ruang pribadi ada di lantai 2 dan 3.

Selain ngobrolin detail pesanan, si bule ini seneng ngobrol tentang arsitektur. Bahkan dia bilang, “I love talk with you about architecture, so you’re welcome anytime to come here”
Si bule ini memang hobi banget dengan bangunan kuno, khususnya dalam hal restorasi.
Dia bahkan bisa menyebutkan beberapa bangunan kuno di Solo yang dia sesali karena kehilangan karakternya setelah di make-over.

Tadi siang diantar pak Sukadi, aku ke Pedan mengantar pesanan. Setelah ngobrol soal pesanan berikut, dia tanya,

I’m going to ask you : do you like to be an architect ?

Very much!. It’s my dreams of life. But I have a limitation of time.

No! no!..no!, I ask you ; do you like to be an architect ? wanna an arcitecture job ?

Yes of course!

Good!, follow me!

sambil berjalan dia bercerita tentang sebuah kastil kuno yang sudah dia beli dan dia restorasi di Belanda. Bangunan ini didirikan tahun 1672 oleh seorang pejabat dari Ambon jaman dulu untuk tantenya yang di Belanda. Si Ambon ini memang sangat kaaayyyaaaa raaaayyaaa.

aku dengerin sambil ber ‘o..’, ‘I see’, ‘waw!! Awesome!’ ‘great…!’ mengikuti si bule berjalan masuk kamarnya. (*hah? Kamar? Mo ngapain??)
dari lemarinya dia ngeluarin foto2 bangunan dan berjalan lagi balik ke balkon depan. (*oalah tahu gitu, mendingan dari tadi aku nunggu dibalkon saja daripada jalan beriritan kayak bebek).

Kastil ini terdiri dari 4 lantai dengan menara utama pada bagian entrance. Bangunan ini berdiri ditepi sebuah danau dengan pemandangan kayak di kartu pos.
Beberapa tahun yang lalu ketika dia membeli bangunan ini, kondisinya sangat buruk dan sampai saat ini sudah menghabiskan ‘a great fortune’ untuk mengembalikannya ke kondisi seperti aslinya. Sekarang ini digunakan sebagai museum dan termasuk 5 bangunan terindah di Netherlands.
Ada foto kastil tersebut di sini.

Si bule ini bilang dia sudah jatuh cinta dengan Indonesia, dengan segala kerumitannya, tetek bengek, dll dan pengen tinggal selamanya di Indonesia. So dia pengen membangun bagian menara bangunan itu di salah satu sisi rumahnya di Pedan.
Untuk itu dia butuh arsitek yang menyukai bangunan kuno, bisa bahas inggris, punya ‘taste’ dan bisa mengaplikasikan menara itu kepada desain dan tata letak rumahnya saat ini
Dan dia menawarkan posisi itu ke saya.
Iya!. Saya! WAW!!!

And the great part of it is : he would pay me to go to Netherlands to see and feel the building myself!

Dia bilang :
You need go there for several days and stay in the building. So you can see the building with your feeling. Otherwise you won’t be able to help me build this mad and crazy dream.

Rasanya kayak menang lotere : be an architect, dealing with awesome bulding, and get paid to go to Netherlands.

Tapi aku bilang, ‘well, I’ll love it, but let’s talk this after I’d back from malaysia’

Mikir juga lah!
Secara ini pekerjaan yang besar dan butuh konsentrasi dan waktu yang banyak. Butuh alat dan teman untuk bisa mengerjakan proyek ini.
Tangung jawab yang sangat besar.
Lagipula haduh!..... Ke Belanda? Ga kebayang ngomong pake bahasa tarsan.

Jadi ingat garwa yang dulu pengen nikah di Belanda :p

Ndilalah, malamnya di Panca Murah datang seorang langganan beli AC, ngobrol ngalor ngidul ternyata dia dosen fakultas Arsitektur di UNS, dan S2 nya mengambil bidang restorasi bangunan. WAW!! Kebetulan yang pas banget.
Jadinya malah kami ngobrol soal kemungkinan2 yang ada. Seneng banget rasanya. Udah kayak overdosis minum kopi : excited ga karuan, ditambah tinggal 3 hari lagi jalan ke Malaysia dan Singapore. Makin ga bisa konsentrasi kerja.

Oh ya, untuk perjalanan tanggal 4 Desember nanti itinerary nya : Solo – Kuala Lumpur – Johor Bahru – Singapore – Jakarta – Solo. Cuma aku dan Ibu.
Kecuali untuk Jakarta – Solo, semua tiket sudah confirmed. Hotel sudah di booking dan sebagian sudah dibayar.
Tanggal 6 rencananya mau nonton drama musikal di Esplanade. Iya! Esplanade. WAW!!
(seandainyaaaa… saja bisa pergi ber4 seperti dulu…)

Balik soal ke Belanda:
1. Kudu beli Lonely Planet edisi Netherlands.
2. Kira2 siapa ya yang mau diajak kawin di Belanda

Hehe…