Bagi aku berdoa itu perlu dan penting.
Banget!
Tapi misalnya tiap kali pergi makan bareng dengan teman-teman gereja, selalu heboh.
Bagaimana tidak…..
Sebelum makan, methodically mereka melipat tangan, merem dan mengucap syukur bagi makanan yang terhidang, berdoa bagi orang yang sudah menyiapkan makanan itu, berdoa bagi orang yang kekurangan makan, berdoa agar makanan itu bermanfaat bagi kesehatan…dstnya….
Sementara aku langsung hap! Nyam nyam nyam….
Mereka selesai berdoa, aku selesai makan.
Hahaha….
Kalau berdoa sebelum makan dijadikan ukuran, jelas religiusitas dan iman saya masih ndlosor.
Tapi diujung hari, se-ngantuk or se-lelah apapun; ga akan bisa tidur sebelum duduk berdoa; membuka percakapan dengan Tuhan untuk menyerahkan segala keberadaan diri: rasa syukur–kekuatiran; sukacita–kepedihan; kerinduan–rasa geram; juga orang-orang yang paling berharga di kehidupan yang selalu disebut satu persatu: mama dan papa; adik-adik: Ay, Irawan, Wik, Nyo, Linda, Iwan, Paolien; keponakan: Moses, Lia, Johan, Micha; juga seorang tante yang tinggal bersama kami.
Kadang-kadang juga pesan sponsor: teman yang nitip doa, situasi masyarakat, serta tiket AirAsia yang sekarang pake convinience fee! Huhuhu…
Sesaat sebelum tidur adalah saat dimana aku biasanya dalam keadaan tenang dan bisa menyerahkan jiwa dan pikiran hanya untuk bercakap dengan Tuhan; ga mikir lainnya.
Banget!
Tapi misalnya tiap kali pergi makan bareng dengan teman-teman gereja, selalu heboh.
Bagaimana tidak…..
Sebelum makan, methodically mereka melipat tangan, merem dan mengucap syukur bagi makanan yang terhidang, berdoa bagi orang yang sudah menyiapkan makanan itu, berdoa bagi orang yang kekurangan makan, berdoa agar makanan itu bermanfaat bagi kesehatan…dstnya….
Sementara aku langsung hap! Nyam nyam nyam….
Mereka selesai berdoa, aku selesai makan.
Hahaha….
Kalau berdoa sebelum makan dijadikan ukuran, jelas religiusitas dan iman saya masih ndlosor.
Tapi diujung hari, se-ngantuk or se-lelah apapun; ga akan bisa tidur sebelum duduk berdoa; membuka percakapan dengan Tuhan untuk menyerahkan segala keberadaan diri: rasa syukur–kekuatiran; sukacita–kepedihan; kerinduan–rasa geram; juga orang-orang yang paling berharga di kehidupan yang selalu disebut satu persatu: mama dan papa; adik-adik: Ay, Irawan, Wik, Nyo, Linda, Iwan, Paolien; keponakan: Moses, Lia, Johan, Micha; juga seorang tante yang tinggal bersama kami.
Kadang-kadang juga pesan sponsor: teman yang nitip doa, situasi masyarakat, serta tiket AirAsia yang sekarang pake convinience fee! Huhuhu…
Sesaat sebelum tidur adalah saat dimana aku biasanya dalam keadaan tenang dan bisa menyerahkan jiwa dan pikiran hanya untuk bercakap dengan Tuhan; ga mikir lainnya.

Tentu saja ada situasi dimana aku butuh “emergency call”, saat hanya bisa berseru di dalam hati Tuhan, tolong saya!, ketika berada di lembah stress yang luar biasa; atau Tuhan, terima kasih, biarlah ini menjadi Kemuliaan bagiMu! Ketika aku merasa di puncak rasa syukur.
Ada juga saat ketika pengen chatting dengan Tuhan tapi merasa, “mau ngomong apa ya sama Tuhan?”
Kalau sudah demikian, cuma ada doa andalan: doa yang sudah Kristus ajarkan:
Ada juga saat ketika pengen chatting dengan Tuhan tapi merasa, “mau ngomong apa ya sama Tuhan?”
Kalau sudah demikian, cuma ada doa andalan: doa yang sudah Kristus ajarkan:
Bapa kami yang di Surga
Di Kuduskanlah nama Mu
Datanglah KerajaanMu
Jadilah kehendakMu:
dibumi seperti di surga
Berikanlah kami pada hari ini,
makanan kami yang secukupnya
Dan ampunilah kami akan kesalahan kami,
Seperti kami juga mengampuni
orang yang bersalah pada kami.
Janganlah bawa kami dalam pencobaan
Tapi lepaskan kami dari yang jahat
Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan,
Kuasa dan Kemuliaan sampai selama-lamanya.
Di Kuduskanlah nama Mu
Datanglah KerajaanMu
Jadilah kehendakMu:
dibumi seperti di surga
Berikanlah kami pada hari ini,
makanan kami yang secukupnya
Dan ampunilah kami akan kesalahan kami,
Seperti kami juga mengampuni
orang yang bersalah pada kami.
Janganlah bawa kami dalam pencobaan
Tapi lepaskan kami dari yang jahat
Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan,
Kuasa dan Kemuliaan sampai selama-lamanya.
Amin.


