Pages

Monday, May 28, 2012

Somsim dan Sopsim


Beberapa minggu yang lalu pas jaga di One-One, seorang ibu-ibu tergopoh-gopoh masuk.


Mas, ada sopsim, eh somsim…eh sopsim…..!??

Aku menatapnya bingung, ha?... apa sih itu?

Itu loh mas! somsim….sopsim…masak gak tahu sih! Tukasnya gak sabar

Aku bengong menatapnya takjub, kelu.

Mas gak pernah nonton teve ya! Itu lho somsim, sopsim.......!!! Tegasnya sambil matanya menjelajahi rak boneka.

...............................

NAH!!! Ini lho mas! SOMSIM!!!...eh…sopsim!!! ucapnya kegirangan sambil memegang boneka “shaun the sheep”

*pengsan!




Sunday, May 27, 2012

Lady Gaga Sudah Show di Indonesia


Beberapa hari yang lalu, sekilas saya menyaksikan talkshow di teve tentang pro-kontra pertunjukan Lady Gaga. Saya tidak mencermatinya utuh; tapi salah satu narasumber menyatakan bahwa Lady Gaga adalah penganut setan dan penyebar kenistaan yang menahbiskan pengikut setan di pertunjukannya.


Hehe, saya tidak tahu apakah Lady Gaga adalah benar utusan setan. Saya juga tidak akan ikut-ikut pro-kontra penyelenggaraan show tanggal 3 Juni 2012, tapi saya jadi berandai-andai.


Seandainya Lady Gaga benar adalah penganut setan dan utusan setan, maka di dalam kehidupan dimana Tuhan masih memberikan kebebasan setan untuk beraksi dan mencobai manusia; tidak ada seorang manusia atau kekuatan apapun yang dapat melawannya secara duniawi.


Apapun yang manusia lakukan justru menjadi alat bagi rencana dan tujuan setan.


Ketika “pertunjukan” dimaknai sebagai sebuah atraksi dan drama yang memanipulasi emosi dan apresiasi penontonnya, maka sebenarnya pertunjukan Lady Gaga di Indonesia sudah berlangsung, dengan pelakunya adalah ormas, aparat, promotor, fans, bahkan pejabat pemerintah yang sibuk berpolemik, berdemo dll tentang penyelenggaraan show Lady Gaga.

Mereka bahkan dengan sukarela dipermainkan oleh dalang setan sebagai wayang gratisan.


Tanpa disadari, “pertunjukan” ini bahkan lebih kolosal dan dramatis dibanding pertunjukan tgl 3 juni; disaksikan sebagian besar masyarakat Indonesia bahkan penduduk dunia.


Pun jika pada akhirnya Lady Gaga pada akhirnya diijinkan tampil pada tanggal 3 Juni nanti, itu hanya akan menjadi epilog.


Yang jelas dengan adanya ‘pertunjukan’ ini, jumlah penduduk Indonesia yang tahu dan ingin tahu tentang Lady Gaga akan bertambah. Dalam istilah agama, drama pro-kontra justru menjadi dakwah, paling tidak publikasi gratis. 

Friday, May 11, 2012

I Haven't Met You Yet


Bagi aku, Aburizal Bakrie alias Ical bukan tokoh favorit.
Tapi pada tahun 1991, aku pernah melihatnya sebagai teladan; yakni ketika dia merekrut Tanri Abeng sebagai CEO untuk mengelola perusahaan-perusahaan-perusahaan-perusahannya (*saking banyaknya).

Aku ingat waktu itu alasan dia merekrut Tanri Abeng adalah karena Ical merasa dirinya lebih sesuai sebagai entrepreneur, dan memerlukan seseorang yang mampu mengelola kerajaan perusahaannya.

Menurutku, sebuah usaha memiliki dua fase utama: yakni fase perintisan, dan fase operasional.
Fase perintisan adalah fase kritis dimulai sejak adanya gagasan hingga proses realisasinya, pengenalan peluang-kesempatan-tantangan, pemecahan hambatan2 awal, pendirian perusahaan, branding, dll
Pada fase ini diperlukan seorang dengan visi jauh ke depan, kekuatan hentak, pemikiran out of box, improvisasi, hal-hal baru, dan kreatif. Karakter seorang entrepreneur

Sedangkan fase operasional adalah fase dimana perusahaan sudah mencapai titik stabil, sehingga yang dibutuhkan adalah pemeliharaan kontinuitas, konsistensi sistem-prosedur, pengembangan, pemecahan problem operasional, dll.
Dibutuhkan orang dengan ketekunan, kesabaran, detail, …. karakter seorang manager.

Seperti aku duga, Inacraft 2012 kemarin membawa banyak sekali perubahan, pelajaran serta kesempatan baru bagi MicaWork.

Sejak hari pertama MicaWork sudah mendapatkan apresiasi luar biasa, mulai dari liputan media, kontak-kontak strategis, pesananan-pesanan besar,  hohoho…pokoknya anugerah Tuhan bangetlah!

Aku juga mendapat kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan banyak orang hebat.
Salah satunya adalah Caroline.

Caroline…. masih sebening 14 tahun yang lalu, saat terakhir kami bertemu. Hehe.

Kami ngobrol banyak dan lama. Kami bertukar cerita tentang kehidupan kami. Tentu saja juga tentang MicaWork: peluang2 yang ada, juga hambatan serta terutama kelemahan-kelemahan yang aku miliki.

Aku memiliki karakter lebih sebagai seorang entrepreneur dibanding manajer. Sehingga ketika MicaWork mendapatkan kesempatan2 besar, aku jadi pontang-panting menghadapi urusan-urusan rutin dan administratif. Contohnya saja: pencatatan pemesanan, data konsumen, pelayanan konsumen, dll

Caroline mengingatkan aku bahwa untuk mencapai suatu prestasi itu relatif lebih mudah daripada mempertahankannya.
Kami sepakat perlunya suatu perencanaan dan implementasi yang taat azas.
Kami ngobrol banyak tentang manajemen pekerjaan, juga manajemen hidup. “we are not that young anymore. Find someone help you profesionally” Katanya lagi. Hahaha…
Caroline bahkan menawarkan diri untuk membantu di MicaWork dan memberikan gagasan-gagasan menarik untuk masa depan.

Aku nyadar kok, nggak mudah bekerja sama dengan seorang Paulus. Kataku

Haha…iya, Pau orangnya perfeksionis. Tapi bukan berarti bekerja sama dengan Pau sulit, yang penting kudu dapat orang yang bisa ngerti kemauan Pau dan bisa dipercaya. Jawabnya.

Dua hari setelah pertemuan kami, dia datang lagi ke venue  membawa sebuah flash disk berisi bagan program data konsumen serta manajemen pesanan.
Juga sekantung roti yang bikin teman-teman semua bersuit-suit ria godain oom-oom satu ini. Hahaha…

Selesai Inacraft kemarin, aku ngomong sama mama bahwa dalam jangka 8-10 bulan ke depan, aku berencana gak akan ikut pameran lagi.

Selain kudu bertanggung jawab dengan pesanan-pesanan-pesanan-pesanan (*saking banyaknya) yang masuk selama Inacraft, aku pengen membangun platform, karakter, serta sistem yang rigid bagi MicaWork. Sehingga di tahun 2013 MicaWork sudah bisa memanfaatkan kesempatan memasuki pasar luar negeri.


Tapi 3 hari yang lalu aku malah dapat telpon dari departemen perdagangan.
Aku sudah deg-degan mau ditunjuk jadi wakil menteri atau minimal dirjenlah!....... Hahahaha *pengsan!

Ternyata dept. perdagangan punya gawe tahunan: Pameran Produk Dalam Negeri Regional yang serentak diselenggarakan di 4 profinsi. Untuk Jawa diselenggarakan di Semarang.
Mereka menawarkan MicaWork untuk ikut. Dengan fasilitas penuh, artinya cukup bawa barang saja. Stand disediakan gratis.

Buyar sudah rencana kerja jangka pendek yang aku bikin. Sekarang sudah mulai gradag-grudug ngerjain pesanan, ditambah persiapan pameran. Urusan administratif tambah gradag-grudug juga :p

Selama satu tahun  ini lagu favorit aku “I haven’t met you yet” nya Michael Buble.

Saya butuh banget manajer.

Anyone?

Friday, April 27, 2012

MicaWork di Inacraft2012




Ikut pameran dan bazar itu menyenangkan. Apalagi sekelas Inacraft. Aku bertemu, berkenalan, berdiskusi, dan membentuk jaringan dengan banyak sekali orang hebat.


Pameran sudah berjalan 3 hari dengan penjualan yang amazing.


Menyempatkan diri mampir warnet untuk ungah beberapa foto dari Inacraft yang masih berlangsung sampai hari Minggu 29 April besok.




 fascia stand MicaWork yang free standing. Pagi-pagi sebelum di acak-acak pembeli.






  Display buku serial craftypreneur.


Di hari pertama mendapat kesempatan workshop di main lobby. lupa melepas topi kupluk. hahaha..




section bantal leher tiap pagi sebelum diacak-acak pembeli.



kericuhan yang sering terjadi : pada rebutan bantal leher :D


Laporan lengkap menyusul setelah nanti balik Solo :)
















Sunday, April 22, 2012

Saya, MicaWork, dan Inacraft 2012


Ibarat Indonesian Idol, bagi aku tanggal 25-29 April minggu depan akan jadi babak spektakuler: INACRAFT 2012, pameran handicraft terbesar di Indonesia bahkan se Asean.

Seandainya tujuh bulan yang lalu ada yang berkata bahwa MicaWork akan mendapatkan kesempatan pameran di Inacraft 2012, aku gak akan percaya sama sekali.
Rasanya gak mungkin!!
Rasanya aku dan MicaWork belum memiliki kualifikasi, kesiapan, dana, mental, dll untuk ikut event semegah Inacraft.

Jadi ketika aku menerima map berwarna keemasan berisi formulir Inacraft 2012; rasanya persis seperti menerima Golden Ticket di Indonesian Idol.
Atau malah American Idol sekalian? Hehe…

Dua bulan ini tiap hari hanya tidur 4-5 jam untuk menyiapkan produk yang akan digelar di Inacraft.
Banyak sekali ujian dan gangguan yang kudu dihadapi: mulai pengaturan pekerjaan dan waktu, mbak Nina yang malah mengundurkan diri, teman-teman yang bermasalah… pokoknya buanyaaaak lah!  
Stress-nya ampun-ampunan.
Sebulan terakhir malah sudah autis banget hanya fokus pada Inacraft.

Pesanan-pesanan melalui internet, sms juga melimpah dan makin bikin senewen karena aku sudah tidak sanggup mengerjakannya, tapi disisi lain aku masih penasaran sejauh mana aku bisa menghadapi tantangan ini.  Aku pakai insting saja melakukan hal-hal yang menurutku paling tepat diprioritaskan.

Aku hanya berpegang dan percaya: adalah Tuhan yang sudah membawa aku sejauh ini; jadi pasti Tuhan juga yang akan tetap menuntun aku melangkah ke depan.

Rasanya mujizat banget ketika akhirnya semua kebutuhan pameran bisa terselesaikan dan terpenuhi tepat waktu. Dua hari ini berturut-turut kirim produk MicaWork, rak, lampu, dan perlengkapan untuk pameran Inacraft 2012. Kalau dikirim bareng, bisa satu truk sendiri.
Rencananya kami berlima berangkat Jakarta hari Senin besok, tgl 23 April. Naik AirAsia for sure. Hehe.

Pameran akan diadakan di Balai Sidang Jakarta Convention Center di Senayan.
MicaWork mendapat lokasi keren: gede dan free standing. Tidak diantara deret-deretan stand biasa. Jadi pasti bakal tampil stand-out dan “nyolong fokus” banget!
Pameran biasanya dibuka oleh presiden atau wakil presiden. 

Dulu ketika masih jadi arsitek di Jakarta, aku sering nonton pameran properti di tempat itu. Aku selalu membayangkan betapa kerennya seandainya seseorang bisa  menggelar karyanya di tempat itu.
Daaaaaaaaaaaaaaaaaaannn……….. minggu depan Tuhan memberi kesempatan menggelar karya di sana, di JCC Senayan.
Malah dijadwalkan tampil menampilkan demo produk dua kali. Materinya sudah siap. Aku hanya kuatir ada produser teve lihat trus aku dijadiin host acara tv. Piye jal?
Hahaha… *pingsan!

Kemarin dapat email dari majalah Femina  yang mungkin menemukan karya MicaWork melalui Internet, mengundang MicaWork berpartisipasi di Femina Award. Masalahnyaaaa peserta dibatasi hanya untuk wanita.  Haduuuuuu!!!

Hari pertama pameran terbatas dikunjungi undangan VVIP: konsumen/tamu luar negeri, kedutaan, pejabat, dan semacamnya.

Hidup akan berubah setelah ini. Semoga makin me-Muliakan Tuhan dan bermakna bagi orang lain.