Pages

Tuesday, April 14, 2009

Susan Boyle's Dream

Penonton Indonesian Idol pasti tahu Suciati: orang yang nekad tampil di Indonesian Idol, dan William Hunk di American Idol; hanya untuk ditertawakan karena bermimpi menjadi penyanyi terkenal tanpa menyadari kemampuan olah vokal dan penampilan fisiknya.

Banyak orang seperti itu.

Susan Boyle lebih parah dari Suciati: tua, tidak seksi, tidak cantik, dan tentu saja tidak terkenal.
Pengangguran, hidup sendiri di desa kecil hanya ditemani kucingnya; Peeble.

Sejak kecil Susan Boyle sering diolok-olok karena penampilan dan semua kekurangannya.
Dia bilang belum pernah pacaran and never been kissed.

Iyalah! Jelek dan miskin…siapa yang mau?

Malam itu di acara Britains Got Talent 12 April 2009, Susan Boyle yang seolah tidak tahu diri sekali lagi dicemooh penonton, ketika dia berkata ingin menjadi penyanyi profesional seperti Elaine Page. Dari tayangan youtube, nampak beberapa penonton mencibir, “mimpi aje lo!” demikian pasti pikir mereka.

Simon Cowell, salah satu juri (yang dikenal sebagai juri sinis di ajang American Idol) mendelik dan mencebil ketika tahu Susan Boyle sudah berumur 47 tahun!
Susan Boyle akan menyanyikan lagu I Dreamed a Dream sebuah lagu sulit dari show terkenal Les Miserables.
Juri lain sudah menyangka ini pasti versi wanita William Hunk kontestan konyol American Idol. Nampak sekali juri berusaha menutupi sikap meremehkan mereka.

Tapi ketika Susan Boyle menyanyikan bait pertamanya……

Tubuh gemuk, usia tua dan sikap polos Susan Boyle lenyap, seperti si upik abu yang berubah jadi Cinderella…

Susan Boyle berubah menjadi peri bersuara sempurna! ……….

Penonton berteriaaaak!
Juri ternganga!
Simon Coldwell yang terkenal rewel itu langsung terpana, bengong!!
Ruangan BERGEMURUH dengan tepuk tangan!

MENAKJUBKAN!!!!

INCREDIBLE!!!

Susan Boyle bernyayi dengan sangat indah dan stabil bahkan ketika lagu menanjak tinggi, Susan Boyle menyanyikan dengan sangat mulus + powerfull. Pitch terkendalikan sempurna!

Penonton bahkan terus berdiri hingga Susan Boyle selesai menyanyi.
Juri melakukan standing ovation!

Saya tidak berhasil upload youtube, karena masih 'protected'
tapi bisa klik disini untuk melihatnya. Dijamin surprised!

Mereka sudah menemukan ‘the talent’
Para juri tidak dapat menutupi kekaguman mereka dari wajah masing2. Magic!!

Apiknya: ketika juri menyampaikan kekaguman mereka, Susan Boyle tetap dengan ketulusan dan kerendahan hatinya.
Sebuah kesaksian mengagumkan bagi dirinya sendiri, keluarga, juga bagi Tuhan.

Aku hari ini ga juga bosan pencet tombol ‘replay’ untuk mendengar suara Boyle

Aku sering mendengar : Never judge a book by it’s cover.

Tapi jarang menerapkannya dalam kehidupan sehari2

Selalu saja terlambat menemukan :

Orang dengan penampilan biasa dan kadang menjengkelkan, ternyata adalah sahabat sejati.
Orang yang nampak ramah dan baik, ternyata hanya pecundang yang mencari kesempatan.

Seringkali justru orang2 yang memiliki potensi luhur tidak keliatan dari luar, tampil rendah hati dan tidak suka menjilat.

Tapi toh ketika masanya sudah tiba, kita akan mengenalinya : emas atau hanya tembaga.

Susan Boyle sering menyanyi di gereja, namun bahkan jemaat di gerejanya tidak mengenali bakat yang dimiliki Susan Boyle.

Acara Britains Got Talent ini belum menentukan pemenang, tapi Sony BMG perusahan rekaman raksasa bahkan sudah mendekati Susan Boyle untuk rekaman pertamanya.

fan website untuk Susan Boyle klik disini.

Fenomena yang sedang ramai dibicarakan dunia ini juga mengajarkan: tidak pernah ada kata terlambat atau terlalu tua untuk memulai sesuatu.

Just do your best, be honest, be a good person...then someday God will work for you!!


PS. Selamat untuk Ridho, santri-tapi suka misuh-rajin berorganisasi-bau matahari yang jadi rebutan institusi2 tempat dia melamar kerja. Sampai bingung mau milih yang mana :p You deserve it! It’s your ‘karma’.
Orang baik memang selalu jadi rebutan diterima dimanapun.
Selamat pindah ke kota dan lingkungan yang baru. Tetap jadi diri sendiri dan menjadi berkat bagi orang lain.

(Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus)
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
(Filipi 4: 7-8)

2 comments:

bowo said...

menakjubkan!

Anonymous said...

wow..
susan boyle dan tulisan ini bener2 inspiring..

imgar